Tampilkan postingan dengan label Puspawarna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puspawarna. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 November 2015

Aan Anshori tentang Paguyuban Reresik Sampah, Media Sosial, dan Keberlanjutan Lingkungan


Beruntung Kabar Palar bisa mewawancara Mas Aan Anshori seputar Paguyuban Reresik Sampah, kuasa media sosial, dan nilai dasar tentang pentingnya proses belajar sosial untuk menjaga keberlanjutan lingkungan (hifzh al-bi’ah), sebagaimana dikonsepsi ulama’ dalam maqashid asy-syari’ah. Ihwal bersiyasah untuk hifzh al-bi’ah, dalam nalar Jawa dirumuskan oleh (alm.) Mbah Bakir, warga Ngijon, Sleman sebagai K3 (ketoro, ketari, ketarik).

Mas Aan Anshori adalah peneliti dan pekerja kemanusiaan, yang kegiatannya di sejumlah jejaring turut menanda pergerakan Indonesia mutakhir. Tak percaya, sila di-googling. Pengambilan gambar oleh Mas Jauharul Lutfi (STAPA Center) berlangsung di Hotel New Start, Prigen, Mojokerto, pada Rabu Legi, 18 November 2015.