Tampilkan postingan dengan label STAPA Center. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label STAPA Center. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 November 2015

Aan Anshori tentang Paguyuban Reresik Sampah, Media Sosial, dan Keberlanjutan Lingkungan


Beruntung Kabar Palar bisa mewawancara Mas Aan Anshori seputar Paguyuban Reresik Sampah, kuasa media sosial, dan nilai dasar tentang pentingnya proses belajar sosial untuk menjaga keberlanjutan lingkungan (hifzh al-bi’ah), sebagaimana dikonsepsi ulama’ dalam maqashid asy-syari’ah. Ihwal bersiyasah untuk hifzh al-bi’ah, dalam nalar Jawa dirumuskan oleh (alm.) Mbah Bakir, warga Ngijon, Sleman sebagai K3 (ketoro, ketari, ketarik).

Mas Aan Anshori adalah peneliti dan pekerja kemanusiaan, yang kegiatannya di sejumlah jejaring turut menanda pergerakan Indonesia mutakhir. Tak percaya, sila di-googling. Pengambilan gambar oleh Mas Jauharul Lutfi (STAPA Center) berlangsung di Hotel New Start, Prigen, Mojokerto, pada Rabu Legi, 18 November 2015.

Ir. Tajudin Akbar untuk Reresik Kali Klaten



Ir. Tajudin Akbar, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Klaten, berkenan untuk menerima Kabar Palar dan KBM Ronggowarsito di Pendopo Pemkab Klaten, Rabu Pon, 25 November 2015.

Pak Tajudin Akbar mengulang kembali ajakan untuk berjejaring dan mewartakan gerakan Reresik Kali Klaten; hal yang sudah dimulai di Dukuh Geneng oleh Paguyuban Reresik Sampah Desa Palar.

Sabtu, 21 November 2015

Teknik Pemberian informasi ALP dan BPTA bagi Kader KBM Ronggowarsito

K. Indrawanto, PT Pandu Sata Utama


Bertempat di Balai Desa Palar, Trucuk, Klaten, pada Sabtu Wage, 21 November 2015, Pukul 09:30-12:30, diselenggarakan Workshop ”Teknik Pemberian informasi ALP dan BPTA bagi Kader Kelompok Belajar Masyarakat”. Workshop diselenggarakan STAPA Center bekerjasama dengan PT Pandu Sata Utama. Bertindak sebagai narasumber dan fasilitator adalah K. Indrawanto dengan dibantu oleh Pardamaian Tumanggor (PT Pandu Sata Utama), sedangkan pengacara oleh Sri Kusrini (KBM Ronggowarsito). 

Dalam sambutannya, Sriyadi, Ketua KBM Ronggowarsito, menyatakan bahwa workshop diikuti oleh pengurus KBM Ronggowarsito dan pengurus harian dari lima unit layanan Bank Sampah Dadi Langgeng Desa Palar. Selanjutnya, Rachmat Darwoko, mewakili STAPA Center Wilayah Klaten, menegaskan bahwa setelah mengikuti workshop, peserta diharapkan mampu mengetahui dan memahami pekerja anak dan risikonya serta menyikapi risiko pekerja anak di lahan pertanian khususnya tembakau.

Kilas Pelatihan Pengembangan Media Kampanye dan Promosi



Alhamdulillah, selama Selasa Kliwon sampai Kamis Pahing, 17-19 November 2015, perwakilan dari Desa Palar, Trucuk, Klaten, mengikuti Pelatihan Pengembangan Media Kampanye dan Promosi. Pelatihan diselenggarakan STAPA Center di Hotel New Start Prigen, Mojokerto dengan fasilitator Aan Anshori (Lingkar Indonesia untuk Keadilan- LINK Jombang). Perwakilan dari Klaten adalah Sri Nugraini (Padangan), Diana Fitri Hastuti (Palar), Doni Pratama (Tri-Dukuh), Didik Prasetyo (Daleman), dan Ari Bowo (Geneng).

Sumiyati, Kabar dari Palar (6)


Seri Dokumentasi “Panggilan dari Palar”
KBM Ronggowarsito
Palar, Trucuk, Klaten 2015

Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menjaga lingkungan yang hijau juga diterjemahkan dengan mengelola sesampahan di Desa Palar, Trucuk, Klaten. Ikhtiar ini diapresiasi Ibu Sumiyati dengan sepenuh hati, terutama dengan niatan untuk mengelola sesampahan dengan bank sampah.

Suwanti, Kabar dari Palar (5)



Seri Dokumentasi “Panggilan dari Palar”
KBM Ronggowarsito
Palar, Trucuk, Klaten 2015

Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menanam adalah untuk menciptakan lingkungan yang hijau, nyaman, dan segar, yang dirintis dari Desa Palar, Trucuk, Klaten. Ibu Suwanti, warga Desa Palar, menjadi saksi bagaimana gerakan penghijauan yang diikhtiarkan Pak Tris adalah bermanfaat bagi warga. Tidak terkecuali pada saat anak-anak yang sepulang sekolah turut menikmati buah jambu biji yang menghijau di sepanjang jalan di Dukuh Geneng, Desa Palar.

Tasno Raharjo, Kabar dari Palar (4)



Seri Dokumentasi “Panggilan dari Palar”
KBM Ronggowarsito
Palar, Trucuk, Klaten 2015

Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk mengganti pompa diesel berbahan bakar bensin dan minyak tanah dengan LPJ (liquified petroleum gas) pada tahun 2007-an diapresiasi oleh Bapak Tasno Raharjo. Pak Tasno adalah petani yang sudah menggunakan pompa diesel berbahan bakar LPJ. Pilihan menggunakan LPJ berdasarkan hitungan sederhana yang membuatnya lebih berhemat. Sebab 1 ltr. minyak tanah setara 1 jam, 1 ltr. premium setara 50 menit, sedangkan 1 tabung LPG 3,5 kg setara 6 jam mesin diesel beroperasi.

Sutrisno Wardoyo, Panggilan dari Palar (3)



Seri Dokumentasi “Panggilan dari Palar”
KBM Ronggowarsito
Palar, Trucuk, Klaten 2015

Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menanam adalah untuk menciptakan lingkungan yang hijau, nyaman, dan segar, yang dirintis dari Desa Palar, Trucuk, Klaten.
Pada tahun 1960-an, parit masih berfungsi sebagaimana mestinya di Desa Palar, Trucuk, Klaten, Jawa Tengah. Parit mengalirkan air dan airnya jernih, bisa buat berenang. Tetapi pada saat musim kemarau, air parit tidak cukup untuk mengaliri pertanian. Petani pun berebut air, bahkan sampai bertengkar dengan kekerasan. Untuk mencukupi air di sawah, Pak Tris membuat sumur pantek, yang sekarang jumlahnya sudah ratusan di Desa Palar. Untuk mengambil air dari sumur pantek, Pak Tris memperkenalkan penggunaan pompa bermesin diesel.

Sutrisno Wardoyo, Panggilan dari Palar (2)


Seri Dokumentasi “Panggilan dari Palar”
KBM Ronggowarsito
Palar, Trucuk, Klaten 2015

Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menanam adalah untuk menciptakan lingkungan yang hijau, nyaman, dan segar, yang dirintis dari Desa Palar, Trucuk, Klaten.
Pada awal menggunakan pompa diesel praktis masih menggunakan bahan bakar bensin. Karena minyak tanah murah, Pak Tris mencoba untuk membuat diesel berbahan bakar minyak tanah. Upaya ini berhasil: Diesel berbahan bakar minyak tanah. Dan ketika pada tahun 2007 pemerintah mengganti minyak tanah dengan LPJ (liquified petroleum gas), Pak Tris mencoba membuat lagi mesin diesel berbahan bakar LPJ. Dengan menggunakan bahan bakar LPG, petani lebih hemat sebab mengurangi belanja bahan bakar untuk mesin diesel.

Sutrisno Wardoyo, Panggilan dari Palar (1)


Seri Dokumentasi “Panggilan dari Palar”
KBM Ronggowarsito
Palar, Trucuk, Klaten 2015

Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menanam adalah untuk menciptakan lingkungan yang hijau, nyaman, dan segar, yang dirintis dari Desa Palar, Trucuk, Klaten. Dimulai dengan menanam jambu biji (Psidium guajava) di sepanjang jalan menuju Dukuh Geneng. Saat berbuah, buah jambu ini yang menjadi asupan anak-anak saat pulang dari sekolah. Pak Tris selanjutnya menanam pohon sukun (Artocarpus Altilis), petai (Parkia speciosa), jarak (Jatopha curcas L), dan jati (Tectona grandis Linn. F) untuk menghijaukan lingkungan. Wakaf kreativitas ini masih bisa dirasakan warga.

Senin, 16 November 2015

Penyetoran Perdana Bank Sampah “Dadi Langgeng” Unit V/Dukuh Geneng

Penyetoran perdana Bank Sampah "Dadi Langgeng" Unit Geneng
Sesuai dengan sosialisasi Bank Sampah “Dadi Langgeng” Unit V/Dukuh Geneng, pada hari Minggu Pon (15/11) pukul 14:00-16:00 berlangsung penyetoran perdana. Penyetoran dilakukan di rumah Bapak Agung Tugino, RT 18 RW VIII Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten.

Menurut Bapak Ari Bowo, pengurus Bank Sampah “Dadi Langgeng” Unit Geneng, undangan penyetoran juga dilakukan melalui masjid dan mushalla. Berdasarkan catatan di Buku Induk sampai pukul 16:00, tercatat 41 penabung dan terkumpul 68,7 kg plastik; 85,9 kg kertas; 59.2 kg logam; 193 lembar kertas bungkus semen; 21,6 kg pecah belah; dan 49 botol sirup.

Selasa, 03 November 2015

Parah, Masih Ada Anak Dibawah Umur Dipekerjakan


Jumat, 30 Oktober 2015 - 00:39:49 | redaksi / Sorot Klaten
http://sorotklaten.co/berita-klaten-15-parah-masih-ada-anak-dibawah-umur-dipekerjakan.html

Trucuk, (sorotklaten.com)--Kasus pekerja anak di sektor pertanian masih menempati urutan tertinggi. Berdasarkan laporan Understanding Children Work (UWC) ada satu juta lebih anak di usia 7 sampai 14 tahun dipekerjakan disektor pertanian.

Hal ini terungkap dari seminar yang diadakan Transformation and Public Awareness (STAPA) Center bertajuk Pencegahan Pekerja Anak dan Hak Atas Pendidikan, di Bangsal Kompleks Makam Pujangga Ronggowarsito di Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Kamis (29/10/2015).

Minggu, 01 November 2015

Anak Petani Tembakau Rentan Green Tobacco Sickness, Apa Itu?

Kamis, 29 Oktober 2015 | 21:22 WIB
http://m.dev.tempo.co/read/news/2015/10/29/206714297/Anak-Petani-Tembakau-Rentan-Green-Tobacco-Sickness-Apa-Itu

TEMPO.CO, Klaten - Direktur Social Transformation and Public Awareness (STAPA) Center, Zainul Faizin mengatakan anak petani tembakau yang ikut membantu pekerjaan orang tuanya rentan terpapar zat kimia berbahaya.

“Itu terjadi saat proses pemupukan,” katanya dalam seminar bertajuk Pencegahan Pekerja Anak dan Hak Atas Pendidikan di Bangsal Kompleks Makam R. Ng. Ronggowarsito, Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Klaten pada Kamis, 29 Oktober 2015.

Pekerja Anak di Perkebunan Tembakau Disorot

29 Oktober 2015 | 16:36
http://www.timlo.net/baca/68719644767/pekerja-anak-di-perkebunan-tembakau-disorot/

Klaten — Social Transformation and Public Awareness (STAPA) Center mengadakan seminar  bertajuk Pencegahan Pekerja Anak dan Hak Atas Pendidikan, di Bangsal Kompleks Makam Pujangga Ronggowarsito di Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Klaten, Kamis (29/10).

“Lewat seminar ini kami ingin masyarakat terlibat melakukan pencegahaaan pekerja anak di sektor pertanian, khususnya perkebunan tembakau,” ujar Direktur STAPA Center, Zainul Faizin.

Politik: Anak Petani Tembakau Rentan Green Tobacco Sickness, Apa Itu?


Penulis BeritaDetik -
Kamis, 29 Oktober 2015 | 21:22 WIB
http://www.beritadetik.com/index.php/2015/10/29/politik-anak-petani-tembakau-rentan-green-tobacco-sickness-apa-itu/

seseorang anak menolong orangtuanya memisahkan daun tembakau usai dipetik di Desa Suntri, Rembang, Jawa Tengah, 17 Agustus 2015. Debu dari penambangan batu karst di Pegunungan Kendeng pada musim kering merusak sejumlah tumbuhan tembakau, akibatnya kualitas panen petani menurun dan menghasilkan harga jualnya anjlok. beritadetik/Budi Purwanto

BERITADETIK.COM, Klaten – Direktur Social Transformation and Public Awareness (STAPA) Center, Zainul Faizin mengatakan anak petani tembakau yang ikut menolong pekerjaan orang tuanya rentan terpapar zat kimia berbahaya.

147 Anak Bekerja di Sektor Tambang


Jumat, 30/10/2015      Klaten
http://dok.joglosemar.co/baca/2015/10/30/147-anak-bekerja-di-sektor-tambang.html
KLATEN—Saat ini, ada 147 pekerja anak di sektor pertambangan pasir di Kecamatan Manisrenggo dan Kemalang. Pemkab Klaten melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Klaten dan Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten memberi perhatian dan fasilitas pendidikan kepada mereka.

Kepala Bidang Pendidikan Non Formal (PNF) Disdik Klaten Sri Listyowati menjelaskan, pihaknya telah menjalankan program tutor kunjung untuk memberi fasilitas pendidikan.