Tampilkan postingan dengan label KBM Ronggowarsito. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KBM Ronggowarsito. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Januari 2017

Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga untuk Pupuk Cair

Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga untuk Pupuk Cair

Pemanfaatan limbah rumah tangga untuk membuat POC (Pupuk Organik Cair). Untuk pemesanan alat dan keterangan rinci komposter, sila menghubungi Bapak Tasno Raharjo, Bank Sampah "Dadi Langgeng" Desa Palar dan Kelompok Tani Among Kismo Dukuh Geneng, Palar, Trucuk, Klaten, Jawa Tengah.
Salam Palar


Sumber Video: Giyono Trisnadi, Youtube




Senin, 08 Agustus 2016

Halal Bihalal KBM Ronggowarsito


Halal Bihal anggota KBM Ronggowarsito (foto: Sriyadi)
Pada Minggu, 31 Juli 2016, bertempat di ruang perpustakaan Bangsal Ronggowarsito Desa Palar, Trucuk, Klaten, KBM Ronggowarsito mengadakan halal bihalal yang dihadiri pengurus KBM dan pengurus harian Bank Sampah Dadi Langgeng dari masing-masing unit. Dalam acara tersebut, hadir Didit Agung Prihantoro, Ketua BPD Desa Palar, juga pendamping Imam Samroni, Rachmat Darwoko, dan Aziz Wahyudi.

Dalam sambutannya, Sriyadi, Ketua KBM Ronggowarsito mengatakan bahwa acara halal bihalal terlaksana berkat semangat dan kebersamaan para pengurus. Sehingga, dengan semangat bulan Sawal, diharapkan semakin memupuk rasa persatuan dan persaudaraan di antara pengurus. Sriyadi menekankan pentingnya koordinasi kepengurusan agar KBM Ronggowarsito dan Bank Sampah Dadi Langgeng lebih optimal mendampingi warga Palar.

Selasa, 05 Januari 2016

Woro-Woro Gebyar


Pertama, bahwa pada Senin Kliwon, 11 Januari 2016 pukul 08 sampai 13, di Lapangan SD Negeri 2 Palar, Trucuk, Klaten, akan diselenggarakan Pameran & Pementasan Karya Siswa Kecamatan Trucuk;

Kedua, bahwa di acara Gebyar itu, ada anjungan KBM Ronggowarsito Desa Palar yang bersyiarkan reresik sampahnya Bank Sampah Dadi Langgeng Desa Palar ditambah komposter bikinan Bapak Tasno Raharjo, Dukuh Geneng, dan informasi lainnya;

Kamis, 03 Desember 2015

Keset Kaki, Waktu yang Diluangkan, dan Penanda Sugiono


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, keset kaki terbuat dari sabut kelapa dan sebagainya untuk membersihkan kaki. Menurut Pak Sugiono, keset kaki adalah hasilan produksi tangan dari waktu yang bisa diluangkan.

Bagi penjual kain perca di Keden, Kecamatan Pedan, Pak Sugiono adalah pembeli rutin kain perca untuk bahan produksi keset kaki. Bagi pengepul di Jambu Kidul, Kecamatan Ceper, Pak Sugiono merupakan perajin dan sekaligus pemasok keset kaki. Bagi Pemerintah Kabupaten Klaten, Pak Sugiono yang bertempat tinggal di RT 12 RW VI, Kedon, Palar, Kecamatan Trucuk, adalah “titik” yang menambah angka prosentasi (nol koma nol-nol sekian) Industri Kreatif Rumah Tangga yang turut menandakan Klaten. Sudah setahunan, Pak Gi’ bersama isteri memproduksi keset kaki di rumahnya di Kedon atau lazim disebut Tri-Dukuh. Dengan kapasitas 20 keset kaki per hari dengan jam kerja yang “normal”.

Jumat, 27 November 2015

Aan Anshori tentang Paguyuban Reresik Sampah, Media Sosial, dan Keberlanjutan Lingkungan


Beruntung Kabar Palar bisa mewawancara Mas Aan Anshori seputar Paguyuban Reresik Sampah, kuasa media sosial, dan nilai dasar tentang pentingnya proses belajar sosial untuk menjaga keberlanjutan lingkungan (hifzh al-bi’ah), sebagaimana dikonsepsi ulama’ dalam maqashid asy-syari’ah. Ihwal bersiyasah untuk hifzh al-bi’ah, dalam nalar Jawa dirumuskan oleh (alm.) Mbah Bakir, warga Ngijon, Sleman sebagai K3 (ketoro, ketari, ketarik).

Mas Aan Anshori adalah peneliti dan pekerja kemanusiaan, yang kegiatannya di sejumlah jejaring turut menanda pergerakan Indonesia mutakhir. Tak percaya, sila di-googling. Pengambilan gambar oleh Mas Jauharul Lutfi (STAPA Center) berlangsung di Hotel New Start, Prigen, Mojokerto, pada Rabu Legi, 18 November 2015.

Sabtu, 21 November 2015

Poster: Lingkungan Kerja yang Aman


Lingkungan Kerja yang Aman
Poster A3
Sumber: PT Pandu Sata Utama

Poster: Tidak Diperkenankan Pekerja Anak


Tidak Diperkenankan Pekerja Anak
Poster A3
Sumber: PT Pandu Sata Utama

Teknik Pemberian informasi ALP dan BPTA bagi Kader KBM Ronggowarsito

K. Indrawanto, PT Pandu Sata Utama


Bertempat di Balai Desa Palar, Trucuk, Klaten, pada Sabtu Wage, 21 November 2015, Pukul 09:30-12:30, diselenggarakan Workshop ”Teknik Pemberian informasi ALP dan BPTA bagi Kader Kelompok Belajar Masyarakat”. Workshop diselenggarakan STAPA Center bekerjasama dengan PT Pandu Sata Utama. Bertindak sebagai narasumber dan fasilitator adalah K. Indrawanto dengan dibantu oleh Pardamaian Tumanggor (PT Pandu Sata Utama), sedangkan pengacara oleh Sri Kusrini (KBM Ronggowarsito). 

Dalam sambutannya, Sriyadi, Ketua KBM Ronggowarsito, menyatakan bahwa workshop diikuti oleh pengurus KBM Ronggowarsito dan pengurus harian dari lima unit layanan Bank Sampah Dadi Langgeng Desa Palar. Selanjutnya, Rachmat Darwoko, mewakili STAPA Center Wilayah Klaten, menegaskan bahwa setelah mengikuti workshop, peserta diharapkan mampu mengetahui dan memahami pekerja anak dan risikonya serta menyikapi risiko pekerja anak di lahan pertanian khususnya tembakau.

Kilas Pelatihan Pengembangan Media Kampanye dan Promosi



Alhamdulillah, selama Selasa Kliwon sampai Kamis Pahing, 17-19 November 2015, perwakilan dari Desa Palar, Trucuk, Klaten, mengikuti Pelatihan Pengembangan Media Kampanye dan Promosi. Pelatihan diselenggarakan STAPA Center di Hotel New Start Prigen, Mojokerto dengan fasilitator Aan Anshori (Lingkar Indonesia untuk Keadilan- LINK Jombang). Perwakilan dari Klaten adalah Sri Nugraini (Padangan), Diana Fitri Hastuti (Palar), Doni Pratama (Tri-Dukuh), Didik Prasetyo (Daleman), dan Ari Bowo (Geneng).

Sumiyati, Kabar dari Palar (6)


Seri Dokumentasi “Panggilan dari Palar”
KBM Ronggowarsito
Palar, Trucuk, Klaten 2015

Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menjaga lingkungan yang hijau juga diterjemahkan dengan mengelola sesampahan di Desa Palar, Trucuk, Klaten. Ikhtiar ini diapresiasi Ibu Sumiyati dengan sepenuh hati, terutama dengan niatan untuk mengelola sesampahan dengan bank sampah.

Suwanti, Kabar dari Palar (5)



Seri Dokumentasi “Panggilan dari Palar”
KBM Ronggowarsito
Palar, Trucuk, Klaten 2015

Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menanam adalah untuk menciptakan lingkungan yang hijau, nyaman, dan segar, yang dirintis dari Desa Palar, Trucuk, Klaten. Ibu Suwanti, warga Desa Palar, menjadi saksi bagaimana gerakan penghijauan yang diikhtiarkan Pak Tris adalah bermanfaat bagi warga. Tidak terkecuali pada saat anak-anak yang sepulang sekolah turut menikmati buah jambu biji yang menghijau di sepanjang jalan di Dukuh Geneng, Desa Palar.

Tasno Raharjo, Kabar dari Palar (4)



Seri Dokumentasi “Panggilan dari Palar”
KBM Ronggowarsito
Palar, Trucuk, Klaten 2015

Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk mengganti pompa diesel berbahan bakar bensin dan minyak tanah dengan LPJ (liquified petroleum gas) pada tahun 2007-an diapresiasi oleh Bapak Tasno Raharjo. Pak Tasno adalah petani yang sudah menggunakan pompa diesel berbahan bakar LPJ. Pilihan menggunakan LPJ berdasarkan hitungan sederhana yang membuatnya lebih berhemat. Sebab 1 ltr. minyak tanah setara 1 jam, 1 ltr. premium setara 50 menit, sedangkan 1 tabung LPG 3,5 kg setara 6 jam mesin diesel beroperasi.

Sutrisno Wardoyo, Panggilan dari Palar (3)



Seri Dokumentasi “Panggilan dari Palar”
KBM Ronggowarsito
Palar, Trucuk, Klaten 2015

Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menanam adalah untuk menciptakan lingkungan yang hijau, nyaman, dan segar, yang dirintis dari Desa Palar, Trucuk, Klaten.
Pada tahun 1960-an, parit masih berfungsi sebagaimana mestinya di Desa Palar, Trucuk, Klaten, Jawa Tengah. Parit mengalirkan air dan airnya jernih, bisa buat berenang. Tetapi pada saat musim kemarau, air parit tidak cukup untuk mengaliri pertanian. Petani pun berebut air, bahkan sampai bertengkar dengan kekerasan. Untuk mencukupi air di sawah, Pak Tris membuat sumur pantek, yang sekarang jumlahnya sudah ratusan di Desa Palar. Untuk mengambil air dari sumur pantek, Pak Tris memperkenalkan penggunaan pompa bermesin diesel.

Sutrisno Wardoyo, Panggilan dari Palar (2)


Seri Dokumentasi “Panggilan dari Palar”
KBM Ronggowarsito
Palar, Trucuk, Klaten 2015

Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menanam adalah untuk menciptakan lingkungan yang hijau, nyaman, dan segar, yang dirintis dari Desa Palar, Trucuk, Klaten.
Pada awal menggunakan pompa diesel praktis masih menggunakan bahan bakar bensin. Karena minyak tanah murah, Pak Tris mencoba untuk membuat diesel berbahan bakar minyak tanah. Upaya ini berhasil: Diesel berbahan bakar minyak tanah. Dan ketika pada tahun 2007 pemerintah mengganti minyak tanah dengan LPJ (liquified petroleum gas), Pak Tris mencoba membuat lagi mesin diesel berbahan bakar LPJ. Dengan menggunakan bahan bakar LPG, petani lebih hemat sebab mengurangi belanja bahan bakar untuk mesin diesel.

Sutrisno Wardoyo, Panggilan dari Palar (1)


Seri Dokumentasi “Panggilan dari Palar”
KBM Ronggowarsito
Palar, Trucuk, Klaten 2015

Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menanam adalah untuk menciptakan lingkungan yang hijau, nyaman, dan segar, yang dirintis dari Desa Palar, Trucuk, Klaten. Dimulai dengan menanam jambu biji (Psidium guajava) di sepanjang jalan menuju Dukuh Geneng. Saat berbuah, buah jambu ini yang menjadi asupan anak-anak saat pulang dari sekolah. Pak Tris selanjutnya menanam pohon sukun (Artocarpus Altilis), petai (Parkia speciosa), jarak (Jatopha curcas L), dan jati (Tectona grandis Linn. F) untuk menghijaukan lingkungan. Wakaf kreativitas ini masih bisa dirasakan warga.

Senin, 16 November 2015

Penyetoran Perdana Bank Sampah “Dadi Langgeng” Unit V/Dukuh Geneng

Penyetoran perdana Bank Sampah "Dadi Langgeng" Unit Geneng
Sesuai dengan sosialisasi Bank Sampah “Dadi Langgeng” Unit V/Dukuh Geneng, pada hari Minggu Pon (15/11) pukul 14:00-16:00 berlangsung penyetoran perdana. Penyetoran dilakukan di rumah Bapak Agung Tugino, RT 18 RW VIII Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten.

Menurut Bapak Ari Bowo, pengurus Bank Sampah “Dadi Langgeng” Unit Geneng, undangan penyetoran juga dilakukan melalui masjid dan mushalla. Berdasarkan catatan di Buku Induk sampai pukul 16:00, tercatat 41 penabung dan terkumpul 68,7 kg plastik; 85,9 kg kertas; 59.2 kg logam; 193 lembar kertas bungkus semen; 21,6 kg pecah belah; dan 49 botol sirup.

Kamis, 05 November 2015

Harsono: Sejak Dulu Saya Bermimpi


“Ada selokan di depan rumah yang menjadi tempat buangan sampah. Dan rumah yang saya tempati menghadap jalan besar. Jadi saya melihat dan mengalami sendiri bagaimana sampah memang harus dikelola dengan benar,” Bapak Harsono mengawali perbincangan, Selasa (3/11), setelah Rapat Pemantapan Pengurus Bank Sampah Dukuh Daleman, di rumah Pak Parno, Ketua RT 14 RW 7 Dukuh Dakeman, Palar, Trucuk, Klaten.

“Selokan yang dibangun untuk memperlancar aliran air akan terganggu jika dipenuhi sampah. Karena melihat dan mengalami sendiri, saya membersihkan sampah di selokan depan rumah,” lanjut Bapak Johanes Harsono, S.E., anggota BPD Desa Palar.

Selasa, 03 November 2015

Parah, Masih Ada Anak Dibawah Umur Dipekerjakan


Jumat, 30 Oktober 2015 - 00:39:49 | redaksi / Sorot Klaten
http://sorotklaten.co/berita-klaten-15-parah-masih-ada-anak-dibawah-umur-dipekerjakan.html

Trucuk, (sorotklaten.com)--Kasus pekerja anak di sektor pertanian masih menempati urutan tertinggi. Berdasarkan laporan Understanding Children Work (UWC) ada satu juta lebih anak di usia 7 sampai 14 tahun dipekerjakan disektor pertanian.

Hal ini terungkap dari seminar yang diadakan Transformation and Public Awareness (STAPA) Center bertajuk Pencegahan Pekerja Anak dan Hak Atas Pendidikan, di Bangsal Kompleks Makam Pujangga Ronggowarsito di Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Kamis (29/10/2015).

Minggu, 01 November 2015

Anak Petani Tembakau Rentan Green Tobacco Sickness, Apa Itu?

Kamis, 29 Oktober 2015 | 21:22 WIB
http://m.dev.tempo.co/read/news/2015/10/29/206714297/Anak-Petani-Tembakau-Rentan-Green-Tobacco-Sickness-Apa-Itu

TEMPO.CO, Klaten - Direktur Social Transformation and Public Awareness (STAPA) Center, Zainul Faizin mengatakan anak petani tembakau yang ikut membantu pekerjaan orang tuanya rentan terpapar zat kimia berbahaya.

“Itu terjadi saat proses pemupukan,” katanya dalam seminar bertajuk Pencegahan Pekerja Anak dan Hak Atas Pendidikan di Bangsal Kompleks Makam R. Ng. Ronggowarsito, Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Klaten pada Kamis, 29 Oktober 2015.

Pekerja Anak di Perkebunan Tembakau Disorot

29 Oktober 2015 | 16:36
http://www.timlo.net/baca/68719644767/pekerja-anak-di-perkebunan-tembakau-disorot/

Klaten — Social Transformation and Public Awareness (STAPA) Center mengadakan seminar  bertajuk Pencegahan Pekerja Anak dan Hak Atas Pendidikan, di Bangsal Kompleks Makam Pujangga Ronggowarsito di Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Klaten, Kamis (29/10).

“Lewat seminar ini kami ingin masyarakat terlibat melakukan pencegahaaan pekerja anak di sektor pertanian, khususnya perkebunan tembakau,” ujar Direktur STAPA Center, Zainul Faizin.